Tampilkan postingan dengan label Indonesia. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Indonesia. Tampilkan semua postingan
Selamat pagi kawan. Gimana kabarnya, semoga sehat selalu menyertai anda.
Kali ini saya akan berbagi pengalaman terkait pembuatan film pendek. Selama 3 hari kemarin, yaitu Selasa - Kamis (1/2 - 3/2) kami lagi bikin sebuah film mini. Film ini merupakan pembelajaran awal kita dimana teman-teman Teater Langit sudah memimpikannya sejak lama. Saat ini adalah momen yang pas, dimana teman-teman masih dalam masa liburan, dan kameranya mumpung masih ada dan belum diambil sama yang punya.
Mbah Jiwo sebagai motor penggerak kita sangat bersemangat untuk bisa membuat 1 film saja, sederhana saja, yang simpel dan mudah saja.
Dan akhirnya jadilah mini film pertama kita yang berdurasi 8 menit. Hanya 8 menit saja kita harus shooting selama 3 hari berturut-turut. Lalu bagaimana dengan sinetron di televisi yang sampai puluhan episode itu? Ya, silakan anda bayangkan sendiri.
Banyak faktor-faktor yang sangat berpengaruh besar dalam pembuatan film, khususnya outdoor yaitu cuaca. Selama hampir sepekan ini kota Malang setiap hari pasti turun hujan, nah ini juga yang menyebabkan kita sampai harus 3 hari shooting pada saat cuaca benar-benar cerah.
Nah ini dia buat kawan-kawan yang ingin tahu bagaimana buah karya kita, jadi ya harap maklum karena masih amatiran.
Nah, kali ini Pak Wow berperan sebagai apa? Haha, kali ini saya belum berperan sebagai apa-apa. Namanya juga masih belajar, jadi lebih banya di belakang layar saja. Tapi kebetulan di mini film 27° diatas saya sempat jadi figuran, cuma muncul beberapa detik saja, hahaha... Oke ada yang tau saya muncul dimana??
Harapannya mini film ini menjadi awal pembelajaran kami, dimana impian kami untuk bisa membuat film-film yang turut menghiasi televisi dan layar lebar Indonesia. Amiin...
Ohya, satu lagi. Dengan berhasilnya mini film ini maka terpatahkan juga #MitosTL yang selama ini ada di sekitar kami...
Jayalah selalu perfilman Indonesia...! ;)
12
komentar
Armada Masa Depan
Label:
arema indonesia,
armada masa depan,
fun,
Indonesia,
Jatim,
kota gadis,
madiun,
Malang,
Me,
share
Selamat malam kawan,,
Walaupun aku cah Mediun aseli, tapi tetap Satu Jiwa Arema Indonesia.
Aku cuma mau sharing aja, awal bulan Juli kemarin aku baru dapat hadiah dari orang tua, yaitu sebuah "Armada Masa Depan". Maksudnya apaan sih..??
Hehe.. sebenarnya aku lagi inget sama lagunya ADA band yang berjudul "Armada Masa Depan" yang kebetulan judul itu pas banget dengan yang aku dapatkan. Kalo dengan isi lagunya aku kurang tau, karena aku sendiri gak begitu tau dan hafal dengan liriknya, cuma pernah denger aja beberapa kali.
Nah, buat yang penasaran, ini dia sebuah "Armada Masa Depan" :
![]() |
| Armada Masa Depan |
Kawan, kemarin aku juga baru sadar kalo nomor polisi tersebut AREMA banget, ya walaupun bukan kode N yang menunjukkan Malang Raya, tetapi dibalik deretan huruf dan angka tersebut terdapat sebuah makna yang sangat dikenal secara umum "AE 5471 AJ". Udah pada tau maksudnya?
Oke deh, ini penjelasannya :
* AE berarti Madiun
* 5471 berarti SAJI yang merupakan singakatan dari Satu Jiwa, slogan aremania.
* AJ bisa dibaca aja atau saja
Nah, kalo disusun jadinya " Madiun Satu Jiwa Saja"
Oke deh, ini penjelasannya :
* AE berarti Madiun
* 5471 berarti SAJI yang merupakan singakatan dari Satu Jiwa, slogan aremania.
* AJ bisa dibaca aja atau saja
Nah, kalo disusun jadinya " Madiun Satu Jiwa Saja"
Walaupun aku cah Mediun aseli, tapi tetap Satu Jiwa Arema Indonesia.
Oke kawan, tunggu kisah petualangan kami berdua dalam cerita-cerita selanjutnya, siapa tau aku bisa keliling Indonesia dengan Armada Masa Depan-ku. Sebelumnya aku sudah mengawalinya dengan touring Madiun - Malang. Trus kemarin Malang - Sidoarjo - Surabaya - Jombang - Madiun PP,, dan ada cerita menarik di dalamnya, dan yang mantab Es Oyen Degan, Duren, Leci khas Jombang. Tunggu liputannya...
Selamat siang kawan,,

*UPDATE*
Wah sebenarnya aku masih mau meng-upload lagi videonya, tapi kapasitasnya besar banget, 11Mb dan 54Mb. Buat upload 3 video di atas aja butuh berjam-jam, apalagi tambah itu, gak jadi aku publish ntar jadinya. Ya udahlah kawan, aku mohon maaf cuma bisa ngasih itu aja... :)
Siang yang panas ini di 2 Juni 2010 bertepatan dengan puncak perayaan AREMA sebagai juara ISL 2010. Seluruh AREMANIA merayakannya dengan pawai keliling kota Malang dan sekitarnya., walaupun ini sudah dilakukan semenjak adanya kepastian juara pada laga PSPS vs AREMA yang berakhir imbang.
Kali ini aku akan berbagai berita terkait kondisi dilapangan, tepatnya di kawasan Tlogomas Malang. Ribuan AREMANIA, baik menggunakan sepeda motor, mobil, dan berbagai jenis kendaraan lainnya. Berbagai atribut digunakan, dari kaos, topi, boneka singa, syal, dan bendera, baik bendera Arema maupun bendera Indonesia, bahkan ada yang membawa bendera Timor Leste, karena emang Aremania tersebut adalah warga Timor Leste yang mungkin sedang tugas belajar atau bekerja di Malang. Selain memakai atribut AREMA, tidak sedikit yang juga memakai atribut PERSIJA. Nah buat yang penasaran ini dia rekaman videonya langsung dari Malang, cekidot :
Ya sampai dengan blog ini aku posting, masih banyak AREMANIA yang terus pawai keliling kota. baik secara berkelompok maupun sendiri2. Harapannya semoga pawai ini tidak sampai membawa korban serta untuk selalu menjaga ketertibannya dan saling menghormati sebagai sesama pemakai jalan.
Oya bagi nawak2 yang belum punya atribut AREMA bisa langsung beli online di AREMArchandise.
Oke,
SALAM SATU JIWA AREMANIA INDONESIA.!!!
*UPDATE*
Wah sebenarnya aku masih mau meng-upload lagi videonya, tapi kapasitasnya besar banget, 11Mb dan 54Mb. Buat upload 3 video di atas aja butuh berjam-jam, apalagi tambah itu, gak jadi aku publish ntar jadinya. Ya udahlah kawan, aku mohon maaf cuma bisa ngasih itu aja... :)
AREMA Juara INDONESIA
Label:
arema,
aremania,
aremanita,
aremarchandise,
e-business,
e-commerce,
Indonesia,
Jatim,
Malang,
Me,
Narsis
Met sore nawak,
Laga PSPS vs AREMA INDONESIA tanggal 26 Mei 2010 kemarin yang memberikan 1 poin dan kepastian juara ISL bagi AREMA, yang langsung setelah pertandingan berakhir para AREMANIA dan AREMANITA mulai melakukan konvoi di jalanan menyambut peristiwa tersebut di berbagai kota di Indonesia. Hal tersebut masih terus berlanjut sampai dengan hari ini khusunya di kota Malang, dimana ribuan AREMANIA dan AREMANITA terus berkonvoi dan pawai keliling kota. Menurut info yang aku dapatkan, konvoi dan pawai ini akan terus berlanjut sampai dengan tim AREMA membawa pulang piala ISL setelah laga terakhir PERSIJA vs AREMA besok tanggal 30 Mei 2010.
Selain itu pagi tadi sekitar jam 10.00 rombongan Tour de Batavia yang membawa rombongan suporter AREMA berangkat menuju Jakarta menggunakan bus. Sedangkan yang menggunakan kereta api juga telah berangkat tadi siang sekitar jam 14.00. Rombongan ini akan menyaksikan langsung pertandingan terakhir PERSIJA vs AREMA di Stadion Gelora Bung Karno Jakarta, sekaligus merayakan kemenangan di sana.
Tapi bagi kawan2 yang tidak bisa berangkat, jangan kecewa, PT Arema Indonesia menyelenggarakan nonton bareng laga pamungkas di Unmer Malang, untuk infonya bisa cek disini.
Aku sendiri cukup gembira dengan kemengan AREMA ini, sebagai AREMANIA 'swasta', maksudnya aku bukan arek malang asli, tapi pendatang, aku juga ikut merayakan kemengan tersebut. Sejak lawan PSPS 26 Mei kemarin, kalo kemana2 aku selalu memakai kaos AREMA sampai dengan hari ini. Selain itu aku juga membawa syal AREMA-THE JAK yang aku selipkan di tas. Ini dia penampakannya :
Nah itu dia wujud perayaan kemenangan AREMA versi aku. Ya walaupun gak ikutan konvoi dan pawai keliling kota dan ikut berangkat ke Jakarta ini sudah mewakili lah.
Dan bagaimana dengan anda nawak2..?? Apa ekspresi nawak..??
LEADPRENEURSHIP
Label:
A.B. Susanto,
curhat,
Ekonomi,
enterpreneurship,
Indonesia,
Juniardi,
leadpreneurship,
Malang,
Manajemen,
Me,
seminar,
share,
Surabaya,
UIN Maliki,
wirausaha
Selamat siang kawan,,
Pagi tadi aku baru saja ikutan seminar LEADPRENEURSHIP yang diadain oleh Juruan Manajemen FE UIN Maliki Malang dengan pematerinya Dr. A.B. Susanto dan H. Juniardi, SH. M.Si Lumayan lah, cuma bayar 15rb udah bisa dapet fasilitas snack, sertifikat, handout materi, dan juga materi2 yang keren banget dan juga sangat inspiratif sekali. Seminar ini dipandu oleh Dr. Asnawi selaku moderato.
Seperti biasa molor alias jam karet adalah kebiasaan temen2 yang tidak bisa dihindari, dalam poster tertulis acara dimulai pukul 08.00 WIB, tapi pada kenyataannya baru dimulai jam 09.15 WIB. Entah ini merupakan ketidak sengajaan atau memang di model seperti ini agar peserta bisa kumpul terlebih dahulu semua baru acara dimulai. Tapi, ya sudahlah hal tersebut tidak aku pikirkan dengan serius, coz kadang2 aku sendiri juga masih sering datang telat kok, hehe...
Materi pertama disampaikan oleh A.B. Susanto yang sebelumnya di awali oleh asistennya yang menyampaikan curriculum vitae beliau. Hal ini menyita perhatian dari para peserta, karena asisten tersebut adalah seorang wanita muda, cantik, menarik, suaranya renyah sekali disengar, dan juga seorang amoy. Ya aku sendiri berpikiran ini adalah suatu metode yang cerdas dari seorang A.B. Susanto untuk bisa menarik perhatian dari audience sebelum dia mulai memberikan materi. Selain itu ini juga menjadi suatu media promosi dari A.B. Susanto melalui asistennya tersebut. It's okey lah, no problem. Dan kebetulan asisten tersebut hari ini sedang berulang tahun, jadi ketika sebelum mengakhiri materinya A.B. Susanto memberikan sebuah surprise kepada asistennya dengan menyanyikan lagu selamat ulang tahun bersama-sama dengan para audience.
Dalam pemaparannya A. B. Susanto memberikan suatu pengaraha terkait pentingnya berwirausaha, di Indonesia sendiri jumlah wirausaha hanya 0,18% dibandingkan dengan dunia yang mencapai 2%. Tentu hal ini sangat berpengaruh dengan kondisi pertumbuhan ekonomi di Indonesia. Setiap tahun semakin banyak sarjana yang lulus dan mencari pekerjaan dan tentu itu menambah angka jumlah penganguran di Indonesia yang mencapai 9 juta jiwa. Tentu hal ini menjadi problematika kita bersama, baik pemerintah maupun masyarakat Indonesia sendiri. Oleh karena itu, alangkah bijak apabila kita lulus nanti tidak kembali menambah jumlah pengangguran, akan tetapi menjadi seorang entrepreneur yang memberikan lapangan pekerjaan bagi masyarakat Indonesia. Akan tetapi, kita tidak hanya cukup entrepreneur saja, akan tetapi harus pintar mengelola usaha tersebur dan menjadi leader atau pemimpin yang benar2 tanggunh dan profesional. Sehingga usaha yang telah kia rintis bisa bertahan dan tidak mengalami krisis kepemimpinan. Jadi pada initnya Leadpreneurship adalah kemampuan untuk bisa merubah sumber daya yang rendah menjadi sumberdaya yang bernilai.
Pada sesi kedua, materi motivasi entrepreneurship yang disampaikan oleh H. Juniardi, SH., M.Si dengan penuh semangat dan menggugah kita untuk keluar dari zona nyaman pada diri masing2. Materi ini diawali dengan slogan2 yang menambah semangat audience. Seperti "SELAMAT PAGI!" yang dijawab dengan kata "SEMANGAT!", "SELAMAT SIANG!" dijawab dengan "KERJA KERAS!", "SELAMAT SORE" dijawab dengan "GAJIAN!", dan "SELAMAT MALAM!" dijawab dengan "UENAK TENAN!". Tentu jawaban yang terakhir ini mengundang tawa dan applause dari audience semua. Segala trik dan tips diberikan oleh beliau dengan penuh semangat, sehingga audience sendiri tidak merasa bosan dan waktu begitu cepat berlalu. Hingga pada saat sesi diskusi H. Juniardi, SH. M.Si memberikan suatu stimulus kepada mahasiswa FE UIN Maliki Malang untuk bisa menjadi rekan binaan enterpreneur yang dibimbing langsung oleh beliau sebanyak 10 orang, tetapi harus melewati tes yang diberikan oleh beliau. Bagi yang berminat dan bersungguh2 dipersilahkan untuk menemui beliau di kediamannya. Tentu saja aku sangat tertarik dengan kesempatan ini, dan sebelu mengakhiri statement nya beliau memberikan bocoran bahwa ujian yang harus dikerjakan adalah akan melepas binaannya di Surabaya dan disuruh untuk kembali ke Malang lagi dalam waktu 3-4 jam dengan tanpa membawa uang, HP, dan modal apapun, tetapi hanya dibekali dengan sehelai sapu tangan. Hal ini ditujukan untuk menanamkan main set kepada kita bahwa tidak ada yang tidak bisa dengan usaha.
Beuh... adakah kawan2 yang bermiant mengikuti ujian tersebut...??
Belajar e-Commerce n e-Business
Label:
arema,
aremania,
aremanita,
aremarchandise,
e-business,
e-commerce,
Indonesia,
Jatim,
Malang,
Me,
share,
wirausaha
Disiang yang panas sekaligus mendung di hari ini, saya mau sedikit berbagi informasi dan juga pengalaman baru saya di dunia bisnis.
Akhir-akhir ini sekitar bulan April kemarin saya mulai menggeluti sebuah bisnis khusunya dunia perdagangan, disini saya bergerak di bidang konveksi. Yang membuat beda adalah bisnis ini saya jalankan secara online di internet, yang biasa disebut dengan e-commerce, dimana hal tersebut merupakan bagian dari e-business. Tentu pada saat ini orang sudah tidak asing lagi dengan kedua istilah tersebut, internet sendiri sudah menjadi bagian dari hidup manusia yang tidak terpisahkan. Segala macam informasi bisa kita dapatkan melalui internet. Bahkan sekarang berbelanja pun tidak perlu datang ke pasar atau toko, tapi cukup dengan click atau enter maka barang yang kita inginkan sudah bisa kita dapatkan.
AREMArchandise adalah bisnis yang saya geluti saat ini, berawal dari sebuah penawaran kerjasama untuk menjual atribut dan merchandise dari klub sepak bola AREMA INDONESIA. Dimana kondisi pasar saat ini sedang baik, yaitu kondisi sepak bola di Indonesia yang lagi baik dan juga kondisi AREMA yang perfomanya sedang in. Semua hal tersebut merupakan sebuah peluang yang besar bagi kita untuk bisa memanfaatkan kondisi pasar. Dengan semakin tingginya loyalitas AREMANIA dan AREMANITA (sebutan untuk suporter AREMA, red.) terhadap klub kebanggaannya tersebut maka mereka akan berlomba-lomba untuk menunjukkan rasa loyalitas tersebut dengan menggaunakan atribut-atribut dan merchandise sebagai identitas mereka.
Pasar yang besar ini juga telah menciptakan berbagai lapangan kerja baru, khususnya pihak-pihak yang menjual atribut dan merchandise AREMA seperti saya. Tetapi saat ini saya melakukan diferensiasi pada proses pemasarannya, dimana produk tersebut tidak saya jual langsung kepada customer di pasar atau toko, tetapi produk ini saya pasarkan melalui internet. Hal ini saya lakukan karena saya yakin banyak para AREMANIA dan AREMANITA yang berada diluar kota Malang, sehingga mereka kesulitan untuk mendapatkan produk tersebut di daerah domisili mereka masing-masing. Selain itu relatif masih sangat minim pemasar yang bergerak di dunia maya, sehingga ini menjadi sebuah peluang besar untuk saya bisa berkembang lebih maksimal.
Hal ini terbukti setelah 1 bulan saya launching AREMArchandise, ada yang meresponnya dnegan positif. Beberapa pesanan dari Jogja, Purwokerto, dan Bandung pun masuk melalui sms di HP saya. Tentu hal ini membuat saya sangat gembira karena sebenarnya saya sendiri sudah merasa pesimis dengan bisnis ini. Ya walaupun jumlah pesanannya juga tidak banyak, tapi hal ini cukup membuktikan bahwa ada pihak-pihak yang memanfaatkan fasilitas yang telah saya buat tersebut.
Alasa-alasan saya untuk lebih memilih internet sebagai media pemasaran diantaranya :
1. Tidak harus memiliki toko untuk berjualan, sehingga biaya lebih murah
2. Tidak harus memiliki stok produk yang banyak, sehingga cukup membeli sejumlah produk yang dibutuhkan saja.
3. Biaya promosi relatif rendah, cukup menggunakan sarana blog gratis sebagai tokonya, promosi di jejaring sosial seperti facebook, twitter, plurk, friendster, dan sebagainya yang kesemuanya adalah gratis atau jualan di forum jual beli yang ada.
Tapi dibalik semua kemudahan yang ada tentu ada resiko yang menghadang, seperti penipuan. Oleh karena itu, yang menjadi kunci utama di e-busines dan e-commerce adalah adanya TRUST atau kepercayaan dari seluruh pihak serta kejujuran produsen.
Nah, sebenarnya banyak sekali peluang dan kesempatan yang bisa kita raih dan manfaatkan, apalagi bagi teman-teman yang masih berstatus mahasiswa seperti saya. Dengan modal yang relatif kecil, media promosi yang mudah dan memanfaatkan pasar, maka segala kemungkinan terbaik bisa kita dapatkan. Oleh karena itu kita selalu optimis dan berusaha dengan maksimal untuk bisa selalu berprestasi.
Ayo Wirausaha Muda, kalian pasti bisa...!!!
Pasar yang besar ini juga telah menciptakan berbagai lapangan kerja baru, khususnya pihak-pihak yang menjual atribut dan merchandise AREMA seperti saya. Tetapi saat ini saya melakukan diferensiasi pada proses pemasarannya, dimana produk tersebut tidak saya jual langsung kepada customer di pasar atau toko, tetapi produk ini saya pasarkan melalui internet. Hal ini saya lakukan karena saya yakin banyak para AREMANIA dan AREMANITA yang berada diluar kota Malang, sehingga mereka kesulitan untuk mendapatkan produk tersebut di daerah domisili mereka masing-masing. Selain itu relatif masih sangat minim pemasar yang bergerak di dunia maya, sehingga ini menjadi sebuah peluang besar untuk saya bisa berkembang lebih maksimal.
Hal ini terbukti setelah 1 bulan saya launching AREMArchandise, ada yang meresponnya dnegan positif. Beberapa pesanan dari Jogja, Purwokerto, dan Bandung pun masuk melalui sms di HP saya. Tentu hal ini membuat saya sangat gembira karena sebenarnya saya sendiri sudah merasa pesimis dengan bisnis ini. Ya walaupun jumlah pesanannya juga tidak banyak, tapi hal ini cukup membuktikan bahwa ada pihak-pihak yang memanfaatkan fasilitas yang telah saya buat tersebut.
Alasa-alasan saya untuk lebih memilih internet sebagai media pemasaran diantaranya :
1. Tidak harus memiliki toko untuk berjualan, sehingga biaya lebih murah
2. Tidak harus memiliki stok produk yang banyak, sehingga cukup membeli sejumlah produk yang dibutuhkan saja.
3. Biaya promosi relatif rendah, cukup menggunakan sarana blog gratis sebagai tokonya, promosi di jejaring sosial seperti facebook, twitter, plurk, friendster, dan sebagainya yang kesemuanya adalah gratis atau jualan di forum jual beli yang ada.
Tapi dibalik semua kemudahan yang ada tentu ada resiko yang menghadang, seperti penipuan. Oleh karena itu, yang menjadi kunci utama di e-busines dan e-commerce adalah adanya TRUST atau kepercayaan dari seluruh pihak serta kejujuran produsen.
Nah, sebenarnya banyak sekali peluang dan kesempatan yang bisa kita raih dan manfaatkan, apalagi bagi teman-teman yang masih berstatus mahasiswa seperti saya. Dengan modal yang relatif kecil, media promosi yang mudah dan memanfaatkan pasar, maka segala kemungkinan terbaik bisa kita dapatkan. Oleh karena itu kita selalu optimis dan berusaha dengan maksimal untuk bisa selalu berprestasi.
Ayo Wirausaha Muda, kalian pasti bisa...!!!
Beberapa minggu kemarin aku mulai mengenalkan diri dengan nama Pak Wow kepada beberapa temen, khusunya mereka yang tergabung di Teater Langit dan di dunia maya (facebook, blog, twitter, plurk, dsb). Sampai2 blog ini aku kasih nama "Zona Pak Wow". Bai de wai, eni wai, en bas wei,, sebenarnya apaan sih Pak Wow itu? Siapa sih dia?
Sebenarnya nama "Pak Wow" ini aku terinspirasi dari salah satu karakter yang terdapat di filmnya Si Ikin 3, yaitu Pak Wo -- seorang pedagang kaki lima yang berjualan lontong racing di Surabaya--. Padahal nama sebenarnya karakter tersebut adalah Wawan, tapi mungkin biar mudah memanggilnya, akhirnya disingkat menjadi Pak Wo. Buat temen2 yang belum pernah tau filmnya, silahkan nonton langsung dan gratis di sini.
Bukan karena apa2 aku mengambil nama itu, cuma yang mudah diucapkan dan familiar aja di telinga temen2. Sehingga dengan sedikit modifikasi aku menambah huruf 'W' di belakangnya. Selain itu istilah "wow" juga pernah mengisi hari2ku sewaktu mengikuti suatu diklat, dimana yel2 di kelompokku berakhir dengan gertakan "WOW!!!".
Dan akhirnya, dengan rahmat Tuhan YME, Saya mengenalkan diri sebagai "Pak Wow". Hal2 yang berkaitan dengan pemindahan nama dikarenakan tuntutan profesi di dunia teater yang mengharuskan mempunyai nama panggung.
Nah, yang paling akhir, dan terakhir, sampai dengan saat ini aku berusaha untuk mempopulerkan nama tersebut di seluruh dunia, baik nyata maupun maya.
So, please call me "Pak Wow" guys!!!
^_^

Sebenarnya nama "Pak Wow" ini aku terinspirasi dari salah satu karakter yang terdapat di filmnya Si Ikin 3, yaitu Pak Wo -- seorang pedagang kaki lima yang berjualan lontong racing di Surabaya--. Padahal nama sebenarnya karakter tersebut adalah Wawan, tapi mungkin biar mudah memanggilnya, akhirnya disingkat menjadi Pak Wo. Buat temen2 yang belum pernah tau filmnya, silahkan nonton langsung dan gratis di sini.
Bukan karena apa2 aku mengambil nama itu, cuma yang mudah diucapkan dan familiar aja di telinga temen2. Sehingga dengan sedikit modifikasi aku menambah huruf 'W' di belakangnya. Selain itu istilah "wow" juga pernah mengisi hari2ku sewaktu mengikuti suatu diklat, dimana yel2 di kelompokku berakhir dengan gertakan "WOW!!!".
Dan akhirnya, dengan rahmat Tuhan YME, Saya mengenalkan diri sebagai "Pak Wow". Hal2 yang berkaitan dengan pemindahan nama dikarenakan tuntutan profesi di dunia teater yang mengharuskan mempunyai nama panggung.
Nah, yang paling akhir, dan terakhir, sampai dengan saat ini aku berusaha untuk mempopulerkan nama tersebut di seluruh dunia, baik nyata maupun maya.
So, please call me "Pak Wow" guys!!!
^_^

Nih, Pak Wo yang aseli...
Langganan:
Postingan (Atom)







