Cinta itu sangat indah, suci tanpa dosa.
Perasaan manusia penuh dengan cinta, hingga aku takut untuk mengusiknya.
Bukannya aku takut dan gak punya nyali untuk mencintai,
tapi aku gak mau cinta akan membuat luka dan air mata.
Aku takut salah menempatkan cinta yang gak berhak aku cintai.
Cinta karena nafsu dan kesengan belaka, bukan cinta yang murni tulus dari hati.
Aku cinta kamu, cinta yang sangat dalam dari hati.
Cinta kepada saudaram kepada sesama manusia.
Tapi cinta sejati itu hanya satu,
cinta kepada Sang Pencipta,
yang telah memberikan segalanya kepada hamba.
Cinta yang murni tanpa nafsu dan embel-embel berbagai rupa.
I love You...
Semoga ini bukan cinta yang terlarang...
Abraham 2010
Perasaan manusia penuh dengan cinta, hingga aku takut untuk mengusiknya.
Bukannya aku takut dan gak punya nyali untuk mencintai,
tapi aku gak mau cinta akan membuat luka dan air mata.
Aku takut salah menempatkan cinta yang gak berhak aku cintai.
Cinta karena nafsu dan kesengan belaka, bukan cinta yang murni tulus dari hati.
Aku cinta kamu, cinta yang sangat dalam dari hati.
Cinta kepada saudaram kepada sesama manusia.
Tapi cinta sejati itu hanya satu,
cinta kepada Sang Pencipta,
yang telah memberikan segalanya kepada hamba.
Cinta yang murni tanpa nafsu dan embel-embel berbagai rupa.
I love You...
Semoga ini bukan cinta yang terlarang...
Abraham 2010
3
komentar
Tatkala Temperatur Terik Terbakar Terus,
Tukang Tempe Tetap Tabah, "Tempe-tempe" , Teriaknya.
Ternyata Teriakan Tukang Tempe Tadi Terdengar Tukang Tahu, Terpaksa Teriakannya Tambah Tinggi, "Tahu...Tahu. ..Tahu... !" "Tempenya Terbaik, Tempenya Terenak, Tempenya Terkenal!!", Timpal Tukang Tempe .
Tukang Tahu Tidak Terima,"Tempenya Tengik, Tempenya Tawar, Tempenya Terjelek.... !" Tukang Tempe Tertegun, Terhenyak, "Teplakkk... !" Tamparannya Tepat Terkena Tukang Tahu.
Tapi Tukang Tahu Tidak Terkalahkan, Tendangannya Tepat Terkena Tulang Tungkai Tukang Tempe. Tukang Tempe Terjengkang Tumbang! Tapi Terus Tegak, Tatapannya Terhunus Tajam Terhadap Tukang Tahu.
Tetapi, Tukang Tahu Tidak Terpengaruh Tatapan Tajam Tukang Tempe Tersebut, "Tidak Takut!!" Tantang Tukang Tahu.
Tidak Ternyana Tangan Tukang Tempe Terkepal, Tinjunya Terarah, Terus Tonjokkannya Tepat Terkena Tukang Tahu, Tak Terelakkan! Tujuh Tempat Terkena Tinjunya, Tonjokan Terakhir Tepat Terkena Telak. Tukang Tahu Terjerembab.
"Tolong.. Tolong.. Tolong..!", Teriaknya Terdengar Tinggi. Tetapi Tanpa Tunda Tempo, Tukang Tempe Teruskan Teriakannya, " Tempe .. Tempe .. Tempe ..!!" Tukang Tahu Tambah Teriak Tararahu.. Tararahu, Tandingin Tararempe.. Tararempe..
Tape Teh...
Tukang Tempe Tetap Tabah, "Tempe-tempe" , Teriaknya.
Ternyata Teriakan Tukang Tempe Tadi Terdengar Tukang Tahu, Terpaksa Teriakannya Tambah Tinggi, "Tahu...Tahu. ..Tahu... !" "Tempenya Terbaik, Tempenya Terenak, Tempenya Terkenal!!", Timpal Tukang Tempe .
Tukang Tahu Tidak Terima,"Tempenya Tengik, Tempenya Tawar, Tempenya Terjelek.... !" Tukang Tempe Tertegun, Terhenyak, "Teplakkk... !" Tamparannya Tepat Terkena Tukang Tahu.
Tapi Tukang Tahu Tidak Terkalahkan, Tendangannya Tepat Terkena Tulang Tungkai Tukang Tempe. Tukang Tempe Terjengkang Tumbang! Tapi Terus Tegak, Tatapannya Terhunus Tajam Terhadap Tukang Tahu.
Tetapi, Tukang Tahu Tidak Terpengaruh Tatapan Tajam Tukang Tempe Tersebut, "Tidak Takut!!" Tantang Tukang Tahu.
Tidak Ternyana Tangan Tukang Tempe Terkepal, Tinjunya Terarah, Terus Tonjokkannya Tepat Terkena Tukang Tahu, Tak Terelakkan! Tujuh Tempat Terkena Tinjunya, Tonjokan Terakhir Tepat Terkena Telak. Tukang Tahu Terjerembab.
"Tolong.. Tolong.. Tolong..!", Teriaknya Terdengar Tinggi. Tetapi Tanpa Tunda Tempo, Tukang Tempe Teruskan Teriakannya, " Tempe .. Tempe .. Tempe ..!!" Tukang Tahu Tambah Teriak Tararahu.. Tararahu, Tandingin Tararempe.. Tararempe..
Tape Teh...
Source : terselubung
Sebenarnya aku sudah lama banget sih dapet award ini, cuma yang baru sempet sekarang buat nge-posting-nya. Award ini aku dapet dari bang Ibel bulan Januari 2010 kemarin, ya, semoga aja gak basi deh...
Aku juga bingung buat apa sih award ini, nama awardnya INTERNATIONAL BLOGGER COMMUNITY.
Award ini sebenarnya juga ada peraturannya, tapi setelah aku cek ke link asalnya, tenyata udah gak ada, alias menghilang...
So, gak aku laksanakan peraturan-peraturan yang ada sebelumnya. Ya, lumayan lah dapet award gratisan. Makasih banyak buat bang Ibel...
hehehe....
Buat temen-temen yang lain tetep nge-blog aja, semoga juga bisa dapet award kayak gni juga...
^_^v
Langsung aja ini lanjutan dari postingan kemarin...
So, setelah sampai rumah di kampung halaman, telapak kaki mulai terasa gak enak banget. Ada seperti yang mengganjal n' sakit-sakit gitu kalo dibuat jalan. Dan ternyata memang telah tersebar banyak banget di telapak kaki, untung gak begitu gatal,, kalo gatal trus ntar garuk-garuknya gimana dong...!?!?
Akhirnya dengan sedikit malu n' takut-takut aku ngomong aja Umi, "Mi ini aku kena alergi atau sakit apa yo??". "Loh kok sama kayak mbakmu le, tuh baru sembuh kemarin juga. Mana aja yang kena? tangan, kaki, kepala juga gak? tu mbakmu sampai kult kepalanya juga keluar gituan!", jawab Umi. "Walah parahnya... aku gak kok, ini cuma di telapak tangan dan kaki ja.." sahutku. "Oalah le..le...lhawong kowe di Malang, trus mbakmu di sini kok iso penyakite podo...", kata Umi. "Ya gak tau Mi...", jawabku.
Dan Umi pun langsung berburu obat lagi, gak perlu ke dokter, langsung pake resepnya kakak ditebus lagi di apotek, hehe... Umi juga tanya-tanya ke budhe di Jakarta, katanya di sana lagi musim chikungunya dan tanda-tandanya kayak sakitku itu... beuh... Emang lagi musim tu penyakit ya... Btw, tu penyakit kan jadinya lumpuh?? Ya berarti aku masih gejala dan tanda-tanda aja, kan sempat panas n' badan sakit-sakit semua gitu. Trus gatal-gatal di telapak tangan dan kaki?? Yah, itu gak jelas juga, GeJe jadinya...
Ya walaupun udah di gelontor sama obat, tapi gatal dan bintil-bintil itu tetap menjadi-jadi, semakin banyak dan melebar. Niat cuma 3 hari di rumah malah jadi 10 hari buat pengobatan dan pemulihan. Susah mo megang barang-barang pake tangan, susah buat jalan, jadi sakit semua...
Alhamdulillah, memasuki hari ke-7 semua bintil-bintil udah mulai kempes lagi dan mengering. Jadi seperti orang abis kecipratan minyak panas gitu, bulet-bulet gosong... Dan sekarang udah pada mulai hilang smua bekas-bekasnya, setelah pada ngglodoki alias mengelupas seperti habis kapalan. Tinggal sisa-sisa di telapak kaki yang masih membekas seperti kapalan dan mulai mengelupas.
Yah.. semoga gak terulang lagi dengan penyakit-penyakit aneh lainnya...
Ini kondisi memasuki fase puncak alias parahnya...
[habis]
Hai..hai..hai....
Gimana kabar nih sodara2 semua...??? Semoga sehat dan selalu dalam lindungannya.....
Bulan Maret kemarin bisa dibilang bulan yang penuh dengan cobaan dan halang rintang yang terus menghadang tanpa ada bala bantuan yang datang dan mendukungku dari belakang.... halah.....
Ya.. di bulan itu aku udah K.O dua kali gara-gara sesuatu yang GeJe (gak jelas, red.). Yang pertama tiba-tiba badan terasa sakit semua yang disertai dengan panas, ya walaupun gak panas tinggi itu sudah membuatku gak nyaman. Tanpa ada pengobatan yang melibatkan dokter ahli, aku cuma minum para**x yang merupakan obat sakit kepala... Lah kok gak nyambung ya.... Ya gara-gara aku sakit kepala juga, akhirnya aku minum itu, toh pasti di dalamnya juga ada parasetamol yang bisa nurunin panas juga to. Sebelumnya aku udah minum STMJ ya usaha lah, moga-moga bisa ngurangin pegal-pegal di badan plus buat anget di dalem.
Dan akhirnya esok pagi badan udah mulai lumayan enak... tapi.... ada sesutau yang aneh muncul di tubuhku...!!!
Di telapak tangan mulai terasa gatal-gatal dan bentol-bentol,, eh kalo kecil bintil-bintil ya..?? hihi.... ya begitulah pokonya,, jadi gatel banget dah.... ini gara-gara apa ya?? alergi... tapi alergi apa ya..?? makanku juga gak ada yang aneh, normal-normal aja tuh... ato gara-gara STMJ kemrin ya..?? aah.. gak mungkin... kan temenku juga minum, dan dia baik-baik aja, sebelumnya aku juga pernah minum dan gak apa-apa kok.... Tapi,, ya sudahlah... tanpa berpikir panjang aku biarkan saja bintil-bintil gatal itu di tanganku.... ya semoga besok bisa hilang sendiri...
Dan ternyata setelah seharain, bukannya hilang, eeh... malah bawa banyak temen lagi tuh, Malah semakin tambah kelihatan dan selain di telapak tangan, bintil-bintil juga muncul di telapak kaki.. beuh.... n penyakit apaan sih...??? udah gatal, malah dimana-mana lagi....
Akhirnya dengan segala resiko akupun beranjak pulang ke kampung halaman, mencari obat dari penyakit aneh ini. Berdasarkan pengalamanku obat yang paling manjur adalah disuwuk karo mbok'e, yang gak paham pokoknya ya seperti itu lah. hehe....
*bersambung...
Langganan:
Postingan (Atom)




